SERIBU SHOLAWAT DARI ALLAH

Bahkan Allah dan para Malaikatnya Bersholawat atasmu Wahai Rasulullah. Assholatuwassalamu alaika yaa Rasulullah.



هذه القصيدة ألف صلی الله
Qosidah Alfa Shollallah (Seribu Sholawat dari Allah)
 
 ألف صلی الله علی زين الوجود ، من سکن طيبة وخيم فی زارود
Alfa shollâAllâhu ‘alâ zainil wujûd, man sakana thoybah wa khoyyama fî zârûd
Seribu sholawat atas hiasan semesta, yang menempati Thoybah (Madinah) dan berkemah di Zarud.

يا مهيمن ياسلام ياسلام ، أرنا وجه الحبيب فی المنام
Yâ muhaiminu yâ salâm yâ salâm, arinâ wajhal habîbi fîl manâm
Wahai yang Maha berkuasa, wahai yang Maha sejahtera, wahai yang Maha sejahtera, tampakkan pada kami wajah kekasih kami (Nabi Muhammad saw) dalam tidur.

ولنا فيمن منادی ياسلام ، غير طه المصطفی أهل الکرام
Wa lanâ fîman munâdî yâ salâm, ghoiro Thôhal Mushthofâ ahlil kirôm.
Tak ada bagi kami yang menyeru, wahai yang Maha sejahtera, selain Thoha (Muhammad saw) yang terpilih dan dermawan.

يا مهيمن ياسلام يا سلام ، أرنا وجه الحبيب فى المنام
Yâ muhaiminu yâ salâm yâ salâm arinâ wajhal habîbi fîl manâm
Wahai yang Maha berkuasa, wahai yang Maha sejahtera, wahai yang Maha sejahtera, Tampakkan pada kami wajah kekasih kami dalam mimpi.

و أدم ربى ياألله يا ربي
Wa adim robbî Yâ Allâh yâ Robbî
Limpahkan selalu wahai Tuhan, wahai Allah, wahai Tuhanku..

وأدم ربى عليه بالصلاة ، وگذا بلغ لنا أوفی سلام
Wa adim robbî ‘alaihi bishsholâh wa kadzâ balligh lanâ aufâ salâm
Wahai Tuhan, limpahkanlah sholawat atasnya selalu, sampaikan pula dari kami salam yang sempurna.

رب متعنا بذکر دائما ، أبدا حتی أتی نزور زمان
Robbi matti’nâ bidzikri dâ-imân abadân hattâ atâ nazûro zamân
Tuhan, berikanlah nikmat pada kami dengan selalu mengingatnya, selamanya hingga akhir zaman.

رب أنزلنا ياألله ياربی
Robbi anzilnâ yâ Allâh yâ robbî
Tuhan, tempatkan kami, wahai Allah, wahai Tuhanku..

رب أنزلنا بفردوس معه ، مالنا إلا لحب من غرام
Robbi anzilnâ bi firdausin ma’ah mâ lanâ illâ lihubbin min ghorôm
Tuhan, tempatkan kami di surga firdaus bersamanya, kami tak memiliki (bekal) apapun kecuali cinta yang menggelora

ربنا أنت گريم ومجيب ، فاستجب هذا دعانا بالدوام
Robbanâ Anta karîmun wa mujîb fastajib hâdzâ du’ânâ biddawâm
Tuhan, Kau lah yang Maha dermawan lagi Maha mengabulkan, maka kabulkanlah doa kami ini selalu.

ربنا ارزقنا ياألله ياربی
Robbanâ-rzuqnâ yâ Allâh yâ robbî
Tuhan, karuniakan pada kami, wahai Allah, wahai Tuhanku.

ربنا ارزقنا اتباعا بالحبيب ، ربنا ارزقنا وحسن بالختام
Robbanâ-rzuqnât-tibâ’an bil habîb, robbanâ-rzuqnâ wa husna bil khitâm
Tuhan, karuniakan (kemampuan) pada kami mengikuti kekasih ini, Tuhan, beri kami kematian yang indah

Saturday, August 27, 2016
Posted by Ulul Albab LM Putra

MEDIA MASSA, ANTARA IDEOLOGI DAN POLITIK EKONOMI



MEDIA MASSA, ANTARA IDEOLOGI DAN POLITIK EKONOMI



 Gambar: Nasib publik masa kini 




Kata media massa berasal dari medium dan massa, kata "medium" berasal dari bahasa latin yang menunjukkan adanya berbagai sarana atau saluran yang diterapkan untuk mengkomunikasikan ide, gagasan, gambaran, dan  semua pesan yang  berkaitan dengan aktivitas mental manusia. kata "massa" yang berasal dari daerah Anglosaxon berarti instrumen atau alat yang pada hakikatnya terarah kepada apa saja yang mempunyai sifat massif. Tugasnya adalah sesuai dengan sirkulasi dari berbagai pesan atau berita, yang sesuai dengan kebutuhan fundamental masyarakat dewasa ini.
Media massa merupakan hasil karya termegah umat manusia, media massa membuat perkembangan komunikasi menjadi tanpa batas.  Komunikator bukan hanya bisa berkomunikasi dengan komunikan yang tidak dan bahkan tidak pernah dilihat, melainkan juga berkomunikasi dengan generasi yang belum lahir. Hal ini menjadi penghapus batasan-batasan waktu, tempat, dan kondisi geografis yang dahulu menjadi hambatan komunikasi.
Dalam perkembangannya, media massa diharapkan menjadi alat komunikasi yang efektif dan etis. Maka di kenallah asumsi-asumsi dasar media sebagai latar media massa, Pertama, institusi media menyelenggarakan produksi, reproduksi dan distribusi pengetahuan. dimana transfer pengetahuan terjadi pada setiap pesannya. Ini menunjukkan bahwa media massa memiliki peran dalam transformasi pengetahuan.
Asumsi dasar kedua ialah media masa memiliki peran mediasi antara realitas sosial yang objektif dengan pengalaman pribadi. Media massa menyelenggarakan kegiatannya dalam lingkungan public, Dan Pada dasarnya media massa harus dapat di akses oleh segenap anggota masyarakat.

Ideologi media seharusnya
Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Secara yuridis l, fungsi komunikasi massa di atur dalam UU RI no: 40 tahun 1999 pasal 3 ayat (1) dan (2), juga pada UU RI no: 32 tahun 2003 pasal 4 ayat (1) dan (2). Masing-masing pasal berbunyi sebagai berikut:
Pasal 3 UU 40/1999
  1. Pers Nasional mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.
  2. Di samping fungsi-fungsi tersebut ayat (1), pers nasional dapat berfungsi sebagai lembaga ekonomi.

Pasal 4 UU32/2003
  1. Penyiaran sebagai kegiatan komunikasi massa mempunyai fungsi sebagai media informasi,
pendidikan, hiburan yang sehat, kontrol dan perekat sosial.
  1. Dalam menjalankan fungsi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), penyiaran juga mempunyai fungsi ekonomi dan kebudayaan.

Dari undang-undang pers yang telah disebutkan menunjukkan bahwa Regulasi pers di Indonesia bertujuan untuk kepentingan bersama. Menurut McQuail (1987), Institusi media dikaitkan dengan industri pasar karena ketergantungannya pada imbalan kerja, teknologi dan kebutuhan pembiayaan. Artinya juga merupakan lembaga ekonomi yang berkebutuhan memenuhi sumber dayanya.
Media massa merupakan upaya untuk menggapai kepentingan bersama. Media massa mempunyai peranan penting dalam pergerakan sejarah bangsa Indonesia,  memulai perjuangan pada zaman penjajahan, membangun pondasi pada masa reformasi, dan meberikan pelayanan pada demokrasi yang etis.

Media dan kepentingan ekonomi
Ironis, dua ratus juta lebih jumlah warga Negara Indonesia, akan tetapi yang mengelola media hanya lima orang, jumlah yang sangat kecil untuk membentuk dunia media yang demokratis. Padahal untuk memebentuk demokratisasi media dibutuhkan adanya diversity of content (keragaman isi) dan diversity of ownership (keragaman pemilik).
Akan tetapi realitanya yang terjadi adalah terjadi Konglomerasi Media, konglomerasi media adalah penggabungan-penggabungan perusahaan media menjadi perusahaan yang lebih besar yang membawahi banyak media. Konglomerasi ini dilakukan dengan melakukan korporasi dengan perusahaan media lain yang dianggap mempunyai visi yang sama. Pembentukan konglomerasi ini dengan cara kepemilikan saham, joint venture / merger, atau pendirian kartel komunikasi dalam skala besar.
Akibatnya kepemilikan media hanya berpusat pada segelintir orang. Contoh dalam hal ini Trans7 dan Trans TV berada pada payung bisnis yang sama yakni Trans Corp yang dikuasai oleh Chairul Tanjung , Global TV, RCTI dan TPI bergabung dalam Group MNC dan bertindak selaku pemilik di Indonesia adalah hary Tanoesoedibyo, TV One dan ANTV bernaung di bawah bendera Bakrie Group dengan Boss utama Abu Rizal bakrie, SCTV yang sebahagian besar sahamnya dimiliki oleh Eddy Sariatmadja, dan yang terakhir Metro TV dengan Surya Paloh pemimpinnya yang termasyhur karena wajahnya sering ditampilkan oleh TV yang dimilikinya sendiri.
Intinya adalah kepemilikan media pada hanya segelintir orang saja, membentuk penguasaan media yang menggurita. Mungkin bagi kebanyakan  orang hal ini sah-sah saja, karena setiap orang pasti akan selalu berusaha untuk mengembangkan usahanya. Tetapi ternyata konglomerasi mempunyai dampak yang luar biasa berbahaya bagi masyarakat, karena dapat membentuk opini tertentu yang tidak sehat, sterotipe pada suatu hal tertentu dan lain-lain.
Teori jarum suntik menjelaskan bahwa media massa sangat power full dalam mempengaruhi mindset public. Public hanya bersifat pasif dan menerima segala pesan media. Padahal   banyak tujuan media sudah mengarah pada kepentingan ekonomi. Kepentingan kapitalis yang hanya mengurusi para pemilik modal.
Perlahan tapi pasti, atmosfer dunia permediaan Indonesia telah menuju pada kepentingan kapitalis. Hal itu didukung oleh konglomerasi media yang sangat memungkinkan adanya kongsi politik ekonomi. Masyarakat sebagai pihak konsumen yang pasif menjadi terbodohi oleh pesan-pesan media yang sifatnya persuasive,
Media harus kembali pada fitrahnya, menyampaikan pesan dari masyarakat untuk kepentingan masyarakat. Tidak bisa dipungkiri bahwa ruang public harus diperjuangkan. Media harus menyelesaikan tujuan nya. Fungsi dari adanya media harus terlaksana secara utuh.
·         To inform. untuk mentranser pengetahuan pada public, sehingga perannya sebagai alat transformasi pengetahuan berhasil.
·         To entertaint. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan hiburan yang menhilangkan kejenuhan akan pesan-pesan berat.
·         To educate. Untuk memberikan sumbangsih nyata pada keadaan public,  memberikan pengetahuan akan nilai-niali luhur tentang fenomena kehidupan dan kontruksi masyarakat yang ideal.
·         To control social. Untuk menjadi pengawas akan dinamika keadaan yang mengahalangi terciptanya masyarakat ideal. Meminimalisir konflik, mengalihkan kan isu. Bahkan mengkritisi kebijakan-kebijakan kapitalis. Termasuk pemerintah.


RUJUKAN
McQuail, 1987, Teori Komunikasi Massa: Suatu Pengantar, Jakarta: Erlangga
Nurudin, 2003, Komunikasi Massa, Malang: CESPUR.
Wednesday, August 24, 2016
Posted by Ulul Albab LM Putra

S E M U


Kepala terdunduk lesu
Jiwa bergetar pilu

Air mata tak mampu terbendung
Kala ku sebut asma-Mu yang agung

Ya Rabb, baru teringat setelah semua terlanjur
baru tersadar setelah semua hancur

Terlalu jauh langkahkan kaki
Pijak kenikmatan semu duniawi

Tersenyum bangga
Karna masih diatas segalanya

          Tersadar

Semua hanya sementara



Bangkalan, '11
Wednesday, January 27, 2016
Posted by Ulul Albab LM Putra

MAHASISWA TANPA TRI FUNGSI


Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Bismillah, I Proud Of You.

Terima kasih atas pembelaan dari adik-adik Mahasiswa baru tadi sore. terima kasih pula atas segala perhatiannya, pedulinya, dan bahkan partisipasinya yang telah membuat acara ORMABA 2015 dapat terlaksana dengan lancar meski hanya sehari saja. Jika tidak ada kalian, ORMABA tidak akan pernah terlaksana.

Saya hari ini tahu bahwa mahasiswa zaman sekarang sudah berbeda dengan zaman dulu. Saya juga baru tahu hari ini bahwa mahasiswa baru menanggapi Tri Fungsi Mahasiswa dengan guyonan. Dengan bangganya mengatakan tidak tahu. Dan mengatakan yang penting masuk kuliah dan mendapat IPK bagus. :) Saya juga baru tahu hari ini bahwa mahasiswa baru menertawai saya saat ditanya mengapa ada penugasan untuk ormaba. Mungkin memang anggapannya ormaba hanya sebagai ajang humor.

Entahlah, apakah saya yang memang baru tahu bahwa saya tidak bisa memahami mahasiswa baru, atau mahasiswa baru zaman sekarang memang sudah demikian karakternya.?
Kawan-kawan, sahabat-sahabat, adik-adik yang berbahagia.
Mungkin saya saja yang tidak bisa mengerti adik-adik semua. Jangan-jangan Saya tidak pernah tahu bahwa lutut adik-adik terluka tapi saya mengajak berlari. Jangan-jangan saya tidak pernah tahu bahwa adik-adik takut air tapi saya mengajak untuk berenang.?
Tapi yang pasti kami masih ingin berbakti pada agama, bangsa dan Negara. Bagi kami, mahasiswa bukan hanya duduk manis mendengarkan ceramah, mahasiswa bukan hanya menjadi sosok yang menenteng buku kemana-mana.

Tetapi mahasiswa juga ada waktunya menyingsingkan lengan baju, berperang melawan orang-orang DZALIM.!!! bukan dengan senjata pistol, senapan, atau bom Senjata kami hanya DO’A! POSTER! MEGAPHONE! LAGU-LAGU PERJUANGAN dan Pekikan HIDUP MAHASISWA!!!
Darah saya mendidih, jantung saya berdebar keras, dan bahkan tubuh ini kebas saat mendengar pekikan “HIDUP MAHASISWA”
Tahun 1908 pemuda membentuk organisasi strategis Budi Utomo
Tahun 1928 pemuda meneriakkan sumpah pemersatu bangsa Indonesia
Tahun 1945 pemuda menculik Bung Karno Agar Indonesia Merdeka.
Tahun 1966 Pemuda yang sudah disebut mahasiswa menurunkan ORDE LAMA
Tahun 1998 Mahasiswa menumbangkan ORDE BARU kepemimpinan yang dzalim .!!!
Maka dari itu, tidak ada alasan mahasiswa mundur dari barisan. !!! karena mahasiswa adalah Agent of Chance, Sosial Control, dan Man Of Analisys.

yang terakhir, saya dan seluruh panitia yang bertugas memohon maaf sebesar-besarnya bila terdapat kesalahan sebelumnya. jika ada yang merasa pernah dengan tanpa sengaja terkena kontak fisik dengan panitia lain. silahkan datang ke Sekber BEM. saya relakan punggung saya untuk menerima Qisas dari adik-adik sekalian
selamat jalan adik-adik yang kami banggakan

Selamat berproses. Mari kita sama-sama berharap agar kita benar-benar bangga menjadi mahasiswa Indonesia.

Salam hangat, salam kebanggan, salam perjuangan.!
Hidup Rakyat Indonesia!!!
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.

Ketua panitia

Ulul Albab LM Putra.
Wednesday, August 19, 2015
Posted by Ulul Albab LM Putra

ZUN-NUN AL-MISRI DAN SEBUAH CINCIN


Beberapa waktu yang lalu, di Mesir hidup seorang sufi yang masyhur bernama Zun-Nun. Seorang pemuda mendatanginya dan bertanya : “Tuan, saya belum faham mengapa orang seperti anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana. Bukankah di zaman yang ini berpakaian baik amat perlu, bukan hanya untuk penampilan namun juga untuk tujuan banyak hal lain.”
Sang sufi hanya tersenyum, ia lalu melepaskan cincin dari salah satu jarinya, lalu berkata : “Sahabat muda, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi lebih dahulu lakukan satu hal untukku. Ambillah cincin ini dan bawalah ke pasar di seberang sana. Cobalah, bisakah kamu menjualnya seharga satu keping emas”. Melihat cincin Zun-Nun yang kotor, pemuda tadi merasa ragu dan berkata : “Satu keping emas ? Saya tidak yakin cincin ini bisa dijual seharga itu”. “Cobalah dulu sahabat muda. Siapa tahu kamu berhasil”, jawab Zun-Nun. Pemuda itu pun bergegas ke pasar.
 Ia menawarkan cincin itu kepada pedagang kain, pedagang sayur, penjual daging dan ikan, serta kepada yang lainnya. Ternyata, tak seorang pun berani membeli seharga satu keping emas. Mereka menawarnya hanya satu keping perak. Tentu saja, pemuda itu tak berani menjualnya dengan harga satu keping perak.
Ia kembali kepada Zun-Nun dan memberitahunya : “Tuan, tak seorang pun yang berani menawar lebih dari satu keping perak”. Sambil tetap tersenyum arif Zun-Nun berkata : “Sekarang pergilah kamu ke toko emas di belakang jalan ini. Coba perlihatkan kepada pemilik toko atau tukang emas di sana. Jangan buka harga. Dengarkan saja, bagaimana ia memberikan penilaian”.17 Pemuda itu pun pergi ke toko emas yang dimaksud. Ia kembali kepada Zun-Nun dengan raut wajah yang lain.
Ia kemudian memberitahu : “Tuan, ternyata para pedagang di pasar tidak tahu nilai sesungguhnya dari cincin ini. Pedagang emas menawarnya dengan harga seribu keping emas. Rupanya nilai cincin ini seribu kali lebih tinggi daripada yang ditawar oleh para pedagang di pasar”.
Zun-Nun tersenyum simpul sambil berkata : “Itulah jawaban atas pertanyaanmu tadi sahabat muda. Seseorang tak boleh dinilai dari pakaiannya. Hanya “para pedagang sayur, ikan dan daging di pasar” yang menilai demikian. Namun tidak bagi “pedagang emas”. Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya dapat dilihat dan dinilai jika kita mampu melihat ke kedalaman jiwa.

Diperlukan kearifan untuk menjenguknya. Dan itu perlu proses dan masa, wahai sahabat mudaku. Kita tak dapat menilainya hanya dengan tutur kata dan sikap yang kita dengar dan lihat sekilas. Seringkali yang disangka emas ternyata loyang dan yang kita lihat sebagai loyang ternyata emas.” Wallahua''lam...
Thursday, February 12, 2015
Posted by Ulul Albab LM Putra

DASAR ORANG DESA (Study Orang Miskin )

Suatu hari seorang ayah dari keluarga  sangat kaya membawa anaknya ke desa untuk menunjukkan kepadanya kehidupan orang-orang miskin. Mereka tinggal  beberapa hari di rumah seorang petani miskin. Sekembalinya dari desa, sang ayah bertanya kepada anaknya,” bagaimana menurutmu perjalanan kita ini?”

“Hebat, Ayah,” kata anaknya.

“Apakah kau melihat bagaimana orang-orang miskin itu hidup?”

“Ya.”

“Lalu, pelajaran apa yang dapat kau ambil dari perjalanan itu?” tanya ayahnya dengan bangga.

“Aku baru sadar, bahwa kita punya dua anjing sedang mereka punya empat. Kita punya kolam renang  luasnya sampai setengah kebun, sedang mereka punya sungai yang tak memiliki ujung.  Kita mengimpor lentera untuk kebun kita, mereka punya bintang-bintang di malam hari. Teras kita sampai halaman depan, sedang mereka seluruh horizon. Kita punya tanah tempat tinggal kecil, mereka punya halaman sejauh mata memandang. Kita punya pembantu-pembantu yang melayani kita, sedang mereka memberikan pelayanan kepada orang lain. Kita membeli makanan kita, mereka memetik sendiri makanan mereka. Kita memiliki pagar mengelilingi dan melindungi kekayaan kita, mereka punya teman yang melindungi mereka.

Sampai di sini, sang ayah tak bisa berkata apa-apa. Kemudian anaknya menambahkan,” Ayah, terima kasih, engkau telah menunjukkan betapa miskinnya kita.”

****  
Kita sering kali lupa pada segala yang kita miliki dan memusatkan perhatian hanya pada apa-apa yang tidak kita miliki.   

Kisah di atas hanya satu dari sekian banyak kisah dan cerita yang bisa kita petik hikmahnya.  Rasullallah pernah bersabda,”Kalimat hikmah adalah milik orang mukmin yang hilang.” (Tirmidzi dan Ibnu Majah). Maksudnya, di mana pun orang mukmin menemukan hikmah maka ia berhak menyimpannya. Ali bin Abi Thalib, sahabat nabi yang paling alim pun, berkata,”Ambillah hikmah dari sumber mana pun.”

Buku ini berisikan kumpulan tulisan orang-orang dari negara seberang yang mempunyai kebudayaan dan keyakinan berbeda dengan kebanyakan kita.  Namun berdasarkan ayat Quran dan hadis nabi di atas, insya Allah, kita bisa memetik banyak hikmah dari pesan-pesan yang disampaikan oleh penulis lewat kisah-kisah dan ibarat-ibarat mereka yang sederhana tapi bermakna sangat dalam. (Unknown Author)
Posted by Ulul Albab LM Putra

FOR THE REST OF MY LIFE


Sahabatku yang berbahagia, ada sebuah lagu dari Maher Zain,  judulnya For The Rest Of My Life
Sebuah lagu persembahan untuk seorang istri. Istri yang bisa menjadi teman terbaik, istri tercinta, dan kekuatan terbesar demi mengarungi hidup yang berat ini.

Dimulai dari awal-awal pernikahan, wanita dalam latar lagu ini selalu mendukung sang suami, dia selalu ada untuk suaminya. Dia pula yang selalu menjadi obat susah di hati suaminya. Dia sangat ingin suaminya bahagia dengan kehadirannya. Maka ketika di tanya ke inginannya dia menjawab aku ingin aku bisa menjadi ibu dari anak-anakmu. . .
Sang suami sangat bahagia mendengarnya. . .
Meraka berdua kemudian mencita-citakan bayi mereka, menyiapkan kamar untuk bayi mereka, menghiasnya bersama, mengerjakannya bersama.

Ketika semuanya telah siap ternyata allah berkata lain.

Sang istri ternyata tak pernah punya takdir untuk menjadi seorang ibu. . .
Sungguh tak terbayangkan apa yang dirasakannya. . .

Namun sungguh, bukan karena tak kan punya bayi sang istri tergugu. Melainkan dia khawatir sang suami sedih karena dirinya. Sungguh dia hanya ingin melihat suaminya bahagia. Dia ingin suaminya ridha terhadap apa yang di lakukannya. . . .

Maka, sebagai ungkapan cinta, sang suami berikrar padanya. . .
Inilah ikrarnya. . . .


I praise allah for sending me, you my love
Aku bersukur pada allah karena di karuniakan kau sebagai kekasihku.

You found me home and sail with me
Kau membina maghligai untukku dan berlayar bersama ku

And I’m here with you
Dan aku disini bersamamu

Now let me let you know
Kini aku ingin kau tahu

You’ve opened my heart
Kau telah membuka pintu hati ku

I was always thingking that love was wrong
Aku sering berfikir cinta itu mengelirukan

But everything was canged when you came along
Tetapi semuanya itu berubah saat kau hadir

And theres a couple words i want to say
Dan hanya beberapa kata yang ingin ku ungkapkan.

For the rest of my life
Selama masih ada hayat ku.

I’ll be with you
Aku akan sentiasa bersamamu

I’ll stay by your side, honest and true
Aku akan sentiasa di sisimu, jujur dan setia

Till the end of my time
Sampai akhir hayatku

I’ll be loving you,. . . . loving you.
Aku akan mencintaimu. . . terus mencintaimu.

For the rest of my life
Selama masih ada hayat ku.

Thru days and night
Selagi ada siang dan malam

I’ll thank allah for open my eyes
Aku bersyukur pada allah karena di bukakan mata hati ku.
Now and forever I
Kini dan selamanya, aku. . . .

I’ll be there for you
Aku akan selalu bersamamu.

I know that deep in my heart
Jauh di sudut hati ku aku tahu

I feel so blessed when i think of you
Aku merasa bahagia bila memikirkanmu

And I ask allah to bless all we do
Aku berdoa’a pada allah agar segala usaha kita di berkati

You’re my wife and my friend and my strength
Kaulah istriku, teman serta kekuatanku.

And i pray we’re together eternally.
Dan aku berdoa, agar kita bersama selama-lamanya.

Now i find my self so strong
Kini aku merasa begitu kuat

Everything canged when you came along
Segalanya berubah saat kau hadir

And theres a couple words i want to say
Dan hanya beberapa kata yang ingin ku ungkapkan.

Back to bold text

Now that you’re here infront of me
Kini. . . engkau disini, di hadapanku        

I strongly feel love
Aku merasakan kekuatan cinta itu

And i have no doubt
dan aku tidak meraguinya

i’m singing loud that i’ll love you eternally
dan aku akan menyanyikannya dengan lantang bahwa aku akan mencintaimu selama-lamanya.


Back to bold text



Itulah potret cinta sejati. . . . cinta yang tidak datang karena nafsu, melainkan karena ketulusan hati. Cinta itu bukan meminta tapi memberi, cinta itu bukan yang sempurna, tapi saling menyempurnakan. Cinta itu akan ada saat kita saling mengerti. . . .

Catatan ini di tulis untuk calon istri ku, entah siapa dia, entah dimana dia, dan bagimana dia. Aku hanya ingin berusaha mencintainya sekuat semampuku. . .

Untuk kawan-kawan HAWA, jadilah bidadari dunia. Yang membawa sumber kasih buat semuanya. . . .

Untuk kawan-kawan ADAM, semoga kita bisa jadi orang yang beruntung mendapatkan cinta dari bidadari yang di turunkan tuhan di dunia ini. Amin . . . . mungkin akhinrya kita harus berkata. Aku tidak mencintaimu karena kau siapa, bagimana, dan seperti apa. Aku mencintaimu karena allah mengkaruniakanmu pada ku. Tidak karena apapun. . . . itulah cinta

                                                                                                                                     by: ulul al fatih


jika ingin menonton video clip nya silahkan kunjungi link dibawah ini:
Sunday, August 31, 2014
Posted by Ulul Albab LM Putra

Popular Post

Friends

Waktu

Pengunjung

- Copyright © CATATAN ULUL ALBAB -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -